Pandangan Saya Tentang Hobi Prostitusi

prostitusi yang bikin saya sedih

prostitusi yang bikin saya sedih

Latar belakang saya menulis tulisan ini,karena saya miris dan sedih melihat orang yang suka sekali menyewa pelacur demi memenuhi kebutuhan seksual yang tak terkendali..Apalagi ya ??Saya juga bingung mau nulis apa lagi hehehehe…

Kita tahu pelacur adalah pekerja seks profesional ,jadi bila ada uang mereka pun akan melayani pelanggan dengan senang hati..Biasanya sih pelacur-pelacur yang high class memasang tarif sendiri untuk dapat bisa menikmati tubuhnya,dan biasanya mereka mempromosikan diri lewat sosial media seperti di twitter,,dan bisa juga memasang iklan di majalah/koran yang bertema esek-esek dan vulgar..Lalu ada pelacur yang berada khusus di lokalisasi yang dikelola oleh germo/bos nya pekerja-pekerja pelacur tersebut dan ada pula prostitusi yang berkedok panti pijat..

Dari pengertian pelacur sebagai pekerja seks profesional,,maka boleh dibilang orang yang hobi bermain prostitusi itu tidak tahu atau bisa juga membohongi diri sendiri,,bahwa sebenarnya pelacur tersebut sama sekali tidak menggunakan nurani yang tulus saat melakukan hubungan sex tsb,tetapi mereka melakukan demi uang…Beda sekali dengan orang yang melakukan sex karena suka sama suka…Entah lah saya tidak apakah mereka mengerti tentang arti sex secara mendalam,,atau mereka orang yang bisu dan tuli alias pura-pura tidak tahu…

Kita tahu bahwa sesungguhnya kegiatan seks itu bersifat sakral,artinya harus dilakukan oleh orang yang suka sama suka untuk melakukan seks tersebut secara tulus..Normalnya secara etika ,norma-norma,dan kepantasan sosial di Indonesia untuk mendapatkan seks kita harus dulu mengikrarkan diri dalam sebuah pernikahan,,walaupun memang kita sering temui juga prostitusi yang berkedok nikah kontrak yang sering dilakukan oleh warga negara Arab yang berkunjung ke Indonesia……

Oke,kita lanjutkan lagi,,secara normatif untuk mendapatkan seks kita perlu nikah dulu,,,Padahal kita tahu untuk mencapai sebuah pernikahan,pastinya kita perlu mencari pasangan dulu yang mau diajak nikah,,mencari pasangan saja adalah sebuah perjuangan dimana kita harus PDKT dulu,dan untuk mendapatkan pasangan tersebut kita perlu upgrade penampilan,kepribadian,teknik ngobrol,dll agar kita bisa meraih simpati dari target dan menjadikan kita sebagai pasangan…Lalu,,setelah mendapat pasangan kita harus menjaga hubungan tersebut dimana sering kita jumpai konflik-konflik yang rentan dengan pemutusan hubungan sebagai kekasih/pacar..Lalu setelah sukses menjaga hubungan,akhirnya kesepakatan menikah dimana dalam pernikahan tersebut  baru kita mendapatkan sex,dan kita diharuskan selalu menjaga hubungan pernikahan dan sex yang tepat adalah salah 1 dari beberapa faktor yang mempengaruhi dalam pernikahan..

Bagi saya sendiri,pengalaman-pengalaman pahit saya yang pernah saya alami dalam romansa buat saya benar-benar mengerti bahwa untuk mendapatkan sex yang tulus dari nurani perlu perjuangan dan pengorbanan..Saya tidak munafik ,bahwa tujuan nikah ataupun mendapatkan pasangan itu mendapatkan sex selain membangun rumah  tangga dan mendapatkan keturunan..Artinya bila Saya melakukan kegiatan prostitusi,maka saya akan mengkhianati perjuangan dan pengorbanan saya mendapatkan pasangan,,dan prostitusi itu seperti melawan hukum alam tarik- menarik lawan jenis baik dalam dunia hewan maupun manusia..Jadinya bermain prostitusi secara garis besar melawan nurani saya,yah menukar sex dengan sebuah uang yang tidak tulus..

Walaupun secantik apapun pelacur tersebut,dan saya mendapatkan gratis layanan dari pelacur itu..Saya tetap menolak,tetap tak bisa mengkhianati hati nurani saya ini tentang perjuangan dan pengorbanan mendapatkan pasangan..

Bagi saya hubungan seks di luar nikah yang dilakukan antara suka sama suka,,itu sah-sah saja asalkan kedua pasangan tersebut berani menanggung konsekuensinya masing-masing..Dan memang pernikahan itu sebenarnya sesuatu yang membedakan antara manusia dengan hewan..Jadi bukankah kita  sebagai manusia membedakan diri kita dengan hewan,alangkah baiknya melakukan seks setelah nikah,,dibanding kita sebagai manusia disamakan dengan hewan….Sekian dulu tulisanku ya ….

Sahabatmu,

Satyo

About satyotito

saya pernah kuliah di Universitas Diponegoro jurusan Teknik kimia angkatan 2004 ..... dengan adanya blog ini,saya ingin berbagi pandangan dan pengetahuan dari diri saya....siapa tau bermanfaat untuk teman-teman yang membaca
This entry was posted in Pribadi. Bookmark the permalink.

One Response to Pandangan Saya Tentang Hobi Prostitusi

  1. Alexander Tobing says:

    TES

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s