Apakah Islam Agama Paling Sempurna ??

“Muslim” awam saat ini  sering menganggap bahwa agama/ajaran islam (ajaran yang dibawa kanjeng Nabi Ahmad SAW)  menyempurnakan ajaran/agama terdahulu.Dulu pun saya beranggapan seperti itu bahwa agama/ajaran islam menyempurnakan ajaran/agama sebelumnya dan saya pun sering mengutip kalimat “islam menyempurnakan ajaran-ajaran terdahulu’ pada tulisan-tulisan saya terdahulu di blog ini ,tetapi seiring berjalannya waktu ternyata saya menyadari bahwa ajaran islam tidak merevisi/menyempurnakan ajaran-ajaran terdahulu…Karena ajaran-ajaran terdahulu seperti Hindu,Budha,Nasrani,Yahudi yang dibawa rasul-rasul sebelum kanjeng Nabi SAW  tidak jauh berbeda dengan ajaran islam,Kesemua ajaran tersebut mengajarkan pentingnya kasih sayang,kepasrahaan diri kepada Gusti Allah yang bisa membuat manusia siap menghadapi perjalanan hidup ini yang penuh tantangan tanpa rasa khawatir dan sedih..

Menurut saya,munculnya ajaran islam sendiri  hadir karena banyaknya miskonsepsi/salah persepsi,penyalahgunaan,penyimpangan pelaksanaan ajaran nasrani,maupun yahudi yang dilaksanakan di kehidupan sehari-hari terutama di Jazirah Arab saat itu..Ditambah lagi adanya perilaku dan tingkah laku masyarakat jazirah Arab yang jahiliyah,lalu muncullah ajaran islam yg dibawa oleh Ahmad bin Abdullah,,dimana ada modifikasi -modifikasi dalam penuturan/metode penyampaiannya yang lebih banyak menggunakan metafora/perlambang/puisi-puisi yang dimana saat itu puisi/syair berkembang begitu luar biasa dan dirasa cocok untuk masyarakat jazirah arab saat itu.Kita bisa melihat bahwa isi-isi  ayat Al Qur’an  begitu banyak metafora/puisi/syair walaupun di Al-Qur’an juga terdapat penjelasan-penjelasan tentang ayat-ayat metafora/syair tersebut.Bisa dibilang awal mula lahirnya ajaran islam tidak bisa lepas dari budaya arab saat itu,tempat dimana Kanjeng Nabi Saw lahir,dan tumbuh..

“Muslim” awam sering menganggap bahwa rasul terakhir adalah Ahmad bin Abdullah (Kanjeng Nabi Saw),padahal tidak ada kalimat atau kata di Al-Qur’an yang menyatakan bahwa Ahmad bin Abdullah adalah rasul terakhir..Memang sih ada dalil dari hadits-hadits yang menyatakan bahwa Kanjeng Nabi SAW adalah rasul terakhir ,tetapi saya lebih percaya kepada sumbernya yang lebih valid yaitu Al Qur’an dibanding hadits-hadits……….Oh ya,saya lupa beri tahu Untuk mengetahui bahwa mengapa saya sering menyebut Kanjeng Nabi SAW dengan sebutan Ahmad bin Abdullah,bukan Muhammad,,.Maka bolehlah dan disarankan sekali anda untuk membaca tulisanku yang lain yang berjudul Persepsi sebenarnya tentang kata Muhammad dan penjelasannya..Setelah baca tulisan ku tersebut,maka diharapkan anda semakin bisa memasuki pikiran yang sama dengan saya……Dan menurut saya,tidak ada namanya rasul terakhir karena zaman terus bergerak maju ke depan maka setiap zaman selalu ada rasul-rasul yang turun,dan biasanya sih rasul-rasul tersebut tidak bakal mengaku rasul di depan publik..Siapa rasul-rasul di zaman ini ?Saya pun tidak tahu,semoga saya bisa beruntung bisa bertemu dan berinteraksi dengan rasul-rasul tersebut…Pastilah rasul-rasul tersebut adalah Muhammad (kekasih Allah)

Lalu mari kita bahas QS  Al-Ahzab ayat 40,dimana ayat ini sering dijadikan muslim sebagai dalil bahwa Kanjeng Nabi SAW (Ahmad bin abdullah) adalah rasul terakhir. berikut ini isi suratnya :

Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup Nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS 33 :40)

Di ayat tersebut terdapat kata Muhammad ,seperti yang saya bilang bahwa kata Muhammad jangan hanya menunjuk Ahmad bin Abdullah (Kanjeng Nabi SAW) tetapi adalah kekasih Allah yang pasti jadi Utusan Allah,oleh karena itu Muhammad selalu ada di setiap zaman dan otomatis akan menjadi penutup Muhammad-Muhammad sebelumnya..Dan hanya Allah yang mengetahui Muhammad tersebut..

Lalu,,Apakah ada nantinya ada agama baru ??Sebelum membahas ini,,ada keluh saya tentang kata ‘agama’..Menurut saya istilah/kata ‘agama’ itu kurang tepat,saya lebih menyukai istilah ajaran dibanding agama..kata agama terkesan mengelompokkan/menggolongkan padahal mengelompokkan/menggolongkan akan membatasi diri kita yang berakibat kita menjadi pribadi yang tidak berkembang..Jadi menurut saya tidak ada agama baru yang lahir,tetapi pengembangan dan pendalaman terhadap ajaran islam,ajaran nasrani,hindu,budha,dsb…Menurut saya saat ini,mayoritas ‘muslim’ hanya mempelajari ajaran islam hanya sebatas di ritual/permukaannya saja tanpa mau mendalami lebih dalam tentang ajaran islam,,Jadi ke depannya mungkin agama baru tidak ada tetapi sebatas pendalaman ajaran islam saja ..Dan Gusti Allah pun telah menjanjikan bahwa isi-isi Al-Quran akan selalu terpelihara sepanjang waktu..

Ada beberapa sebab saya menulis tulisan ini dan saya akan sedikit mencurahkan hati lewat tulisan ini,Saya merasa ‘muslim-muslim’ tidak bisa berkembang pengetahuan dan spiritualnya bila tetap menggunakan label ‘Islam adalah agama yang paling sempurna’,diperparah lagi kesedihan saya saat ‘muslim-muslim’ memasang anti body terhadap keindahan dan keluhuran ajaran-ajaran dan tokoh-tokoh terdahulu sebelum ajaran islam ..Padahal dalam al -Qur’an dikatakan bahwa ajaran islam membenarkan ajaran-ajaran sebelumnya (terdahulu)…….Berikut ini,kasus-kasus dimana bikin saya sedih dan kasihan melihat ‘muslim-muslim’..Misalnya saja :

1. Saat Saya mengangkat tema pembicaraan  pemahaman reinkarnasi dalam islam ,teman-teman-teman saya yang ‘muslim’ langsung bilang di islam tidak kenal adanya reinkarnasi,reinkarnasi itu cuma kepercayaan agama Hindu dan Budha,,Padahal menurut saya ajaran islam juga mengenal adanya reinkarnasi ..Saya juga yakin di Nasrani,maupun Yahudi pun bila didalami juga akan percaya reinkarnasi

2.Saat saya mengatakan mengidolakan Tokoh Sidharta Gautama,yang rela meninggalkan kerajaan demi mendapatkan ilmu sejati/ilmu keTuhanan,,dan saya pun menganggap Sidharta Gautama juga rasul Allah..Tiba-tiba saja,teman-teman ‘muslim’ pun langsung berkata bahwa tidak pantas mengidolakan tokoh-tokoh yang bukan dari ‘muslim’,25 rasul,wali songo..

Begitulah,kasus-kasus dimana pelabelan “Islam adalah agama paling sempurna” justru membuat ‘muslim’ tidak menghormati dan mengakui persamaan/kebenaran ajaran-ajaran terdahulu dengan ajaran islam..

Saya sendiri telah membaca kitab-kitab suci/pedoman dari ajaran-ajaran Hindu,Budha misalnya saja Serat Bhagawad Gitta (Hindu) dimana isinya ajaran Krisna kepada Arjuna  untuk menjadi orang yang berserah diri (muslim),,Begitu pula dalam Kitab Sutta Pitaka (Buddha) juga mengajarkan konsep bagaimana menjadi orang yang berserah diri (muslim)..Lalu dimana letak “Islam adalah agama paling sempurna” ?? jika semuanya mengajak umat manusia menjadi orang yang berserah diri (muslim)…Jadi sangat tidak tepat bila dikatakan ‘Islam adalah paling sempurna’??karena pada dasarnya ajaran-ajaran tersebut hanya beda bahasa,lahir/tempat lahir,tata cara ibadah, dan gaya atau cara penyampaiannya ajarannya saja,,dan apalah artinya membanggakan dan fanatik terhadap ajaran apabila ajaran tersebut tidak mendamaikan hati dan pikiran kita……..Dan kalimat favorit/kalimat sakti yang sering saya ulang-ulang : Orang yang paling mulia di Sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa ..

Sekian dulu tulisan saya,nanti kapan-kapan saya bahas kurang bijaknya pelabelan agama terhadap seseorang,atau tidak pentingnya kolom agama di KTP….

 

Sahabatmu,

 

Satyo

 

 

 

 

 

 

 

About satyotito

saya pernah kuliah di Universitas Diponegoro jurusan Teknik kimia angkatan 2004 ..... dengan adanya blog ini,saya ingin berbagi pandangan dan pengetahuan dari diri saya....siapa tau bermanfaat untuk teman-teman yang membaca
This entry was posted in Ruhani islam and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Apakah Islam Agama Paling Sempurna ??

  1. Pingback: Pelabelan, dan Penyeragaman,Pemurnian Agama Harus Ditiadakan | tulisantulisansatyo

  2. adityadanzig says:

    Penulisnya udah kena virus liberalisme akut😦

    Like

  3. Hilmi says:

    Kak, jika tidak ada agama yang paling benar, yang di maksud dengan salah apa sih???

    Like

  4. Hilmi says:

    Kalo anda mengatakan tiada agama yang paling benar, kalo saya berasumsi bahwa pendapat anda juga tidak benar boleh kan??

    Like

  5. jajan says:

    # PADA HARI INI TELAH KU-SEMPURNAKAN UTK KAMU AGAMAMU,DAN TELAH KU-CUKUPKAN KPDMU NIKMAT-KU,DAN TELAH KU-RIDHOI ISLAM JADI AGAMAMU.
    # TELAH AKU-UTUS SEORANG ROSUL DG PETUNJUK DAN AGAMA YG BENAR UTK DIMENANGKAN ATAS SEGALA AGAMA WALAUPUN ORANG2 MUSYRIK ITU BENCI.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s